Keberangkatan tim ini telah dirintis sejak sehari sebelumnya, Senin (24/8), ketika Bupati Malaka Stefanus Bria Seran yang juga menjabat sebagai Penasihat PMI Kabupaten Malaka secara resmi melepas para relawan di Kantor Bupati Malaka. Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa tugas ini bukan sekadar pelayanan profesi, melainkan perwujudan ikatan persaudaraan antarwarga NTT.
“Keberangkatan kalian adalah bukti solidaritas masyarakat Malaka. Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab, bawa nama baik Kabupaten Malaka, dan tunjukkan bahwa ketika saudara sebangsa sedang kesulitan, jarak dan batas wilayah bukan halangan,” ujar Bupati Stefanus saat pelepasan.
Kurang dari 24 jam setelah perintah itu disampaikan, tim medis Malaka telah berdiri di posisi tugasnya di Ende. Sebuah bukti respons cepat dan komitmen tinggi terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
dr. Oktelin menjelaskan bahwa pengiriman tenaga medis ini bertujuan ganda, membantu memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak sekaligus meringankan beban tenaga kesehatan yang telah bekerja sejak bencana terjadi.
“Kami berharap mereka dapat memberikan pelayanan terbaik. Tidak ada kepentingan kelompok di sini. Ini hanya semangat kemanusiaan dan solidaritas dari masyarakat Malaka yang kami bawa,” tegasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












