Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Empat Belas Tokoh Adat Desa Weoe Gelar Pertemuan Tertutup di Taman Eden-Motadikin, Ada Apa?

Dukungan penuh yang diberikan oleh tokoh adat kepada Pasangan Calon SBS-HMS adalah cerminan dari harapan masyarakat untuk perubahan. Mereka percaya bahwa pasangan ini memiliki visi yang jelas dan komitmen terhadap kesejahteraan rakyat.

Banyak tokoh adat merasa bahwa selama masa kepemimpinan saat ini, harapan mereka tidak terealisasi. Berbagai masalah mulai dari infrastruktur hingga layanan publik tidak mendapatkan perhatian yang memadai. Janji-janji yang diungkapkan sebelumnya ternyata tidak terwujud, sehingga menciptakan rasa ketidakpuasan yang mendalam di kalangan masyarakat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Pada pilkada 2020, tokoh-tokoh adat tersebut sangat antusias mendukung paket SN-KT. Hal itu diisi dengan semangat dan harapan akan ada perubahan. Namun, seiring berjalannya waktu, rasa antusias itu berganti dengan rasa pengkhianatan karena janji-janji pemimpin yang tidak dipenuhi. Mereka merasa bahwa suara dan harapan mereka telah diabaikan, yang mengakibatkan kekecewaan bagi masyarakat luas.

Rasa ketidakpuasan masyarakat semakin meluas, karena banyak program yang diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan tidak dilaksanakan. Pengalaman pahit ini membuat tokoh adat semakin bertekad untuk bertindak. Dengan dukungan mereka, diharapkan pasangan SBS-HMS dapat membawa perubahan dan memperbaiki kesalahan yang telah terjadi. *(Ferdy Bria) 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung