Rangkaian kegiatan setelah pembukaan mencakup agenda strategis, antara lain Workshop Pengenalan dan Simulasi e-Katalog Versi 6 LKPP, yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan transparansi pengadaan barang dan jasa di daerah. Selanjutnya digelar Forum Kerja Sama Perdagangan Antar Daerah AOE 2026, serta Lokakarya Peningkatan Kapasitas dalam rangka mendukung aksesi Indonesia ke Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) dengan tema “Peningkatan Pembiayaan dan Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan di Berbagai Tingkat Pemerintahan”.
Puncak sesi pembukaan ditandai dengan peresmian pembukaan secara resmi APKASI Otonomi Expo Tahun 2026, yang sekaligus membuka ruang pameran dan negosiasi bisnis antar-pemerintah daerah serta pelaku usaha.
Bupati Malaka juga menegaskan komitmen Kabupaten Malaka untuk terus berkontribusi aktif dalam pemikiran dan pengembangan APKASI, demi kelangsungan dan kemajuan organisasi serta manfaat yang lebih luas bagi daerah-daerah anggota di masa mendatang.
“Kabupaten Malaka akan selalu hadir dan menyumbangkan pemikiran demi keberlangsungan dan kemajuan APKASI di masa-masa yang akan datang,” tegasnya.
Melalui kehadiran ini, Pemerintah Kabupaten Malaka berharap dapat menjajaki peluang investasi, memperluas jangkauan produk unggulan daerah, serta memperkuat kerja sama antar-daerah demi percepatan pembangunan di wilayahnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












