Bang Eman sendiri telah dengan tulus dan sepenuh hati mengabdikan waktu selama 8 tahun sebagai aktivis PMKRI, “Saya telah terlibat dalam merekrut mahasiswa Katolik agar menjadi bagian dari identitas Bhayangkara gereja dan Nusa, serta berpartisipasi dalam berbagai gerakan sosial bersama-sama. Setelah mengakhiri peran di perhimpunan, saya mencoba mengaplikasikan diri dalam beberapa profesi dan pekerjaan,” tutur Bang Eman.
Belasan tahun menekuni karirnya sebagai lawyer Ibukota Jakarta, Bang Eman lalu dirikan Kantor Konsultan Hukum sendiri. Bukan lawyer biasa, Bang Eman bahkan malang melintang di dunia kerja. Mulai dari staf ahli lembaga pemerintah, guru, dosen, hingga profesi wartawan pernah Ia geluti.
“Pekerjaan ini telah membuka pintu bagi petualangan dan tantangan yang menarik. Dari semua pengalaman yang saya rasakan, maka saya pun yakin bahwa tugas sebagai kader gereja harus dilanjutkan ke medan praktis, yang nyata dalam memberikan manfaat bagi rakyat,” terangnya.
Sebagai seorang intelektual, terang Bang Eman, Ia berpegang teguh pada prinsip intelektual populis. Hal tersebut tentu saja berangkat dari pengalamannya semasa Ia hidup sebagai seorang aktivis Mahasiswa serta pengalamannya selama belasan tahun merintis karir advokat di ibukota.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












