BIDIKNUSATENGGARA.COM | Primus Klau Fahik, salah satu anak didik Simon Nahak (SN) mengambil keputusan untuk membelot dan kini memilih pasangan Stefanus Bria Seran dan Henri Meliki Simu (SBS-HMS).
Keputusan ini tidak semata-mata didasari oleh insting politik, tetapi juga oleh pertimbangan mendalam terhadap kualitas pemimpin antara SN dan SBS. Mengapa Primus beralih dan apa yang menjadikannya memilih SBS-HMS sebagai pilihan utama?
Salah satu alasan kuat yang diungkapkan oleh Primus adalah keyakinan bahwa dr. Stefanus Bria Seran dan Henri Melki Simu memiliki kelayakan baik secara intelektual.
“Alasan kenapa saya harus memilih SBS-HMS? Saya mau sampaikan bahwa alasan saya memilih dr. Stefanus Bria Seran, M.Ph dan Henri Melki Simu, A.Md karena memang mereka berdua layak secara intelektual. Kecerdasan merdeka memang mampu untuk memimpin masyarakat rai Malaka,” ungkap Primus.
Primus mengatakan, “Mereka berdua ini, satunya mantan DPRD 2 periode dan public speakingnya aduhai.” ucapnya. Ini menunjukkan bahwa kualitas pemimpin tidak hanya ditentukan oleh gelar akademis, tetapi juga oleh pengalaman dan kemampuan berkomunikasi dengan masyarakat.
Ia menghargai pengalaman politik yang dimiliki oleh keduanya, di mana SBS memiliki kemampuan untuk memimpin berdasarkan kecerdasan dan memahami kebutuhan masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












