Penanganan awal yang dilakukan pihak medis berupa pemberian cairan hidrasi untuk mencegah dehidrasi, serta pemberian obat anti-muntah dan pengobatan simtomatis guna menstabilkan kondisi pasien.
“Penanganan awal yang kami lakukan adalah pemberian cairan hidrasi agar pasien tidak dehidrasi, kemudian diberikan obat anti-muntah dan pengobatan simtomatik. Kami juga melakukan pemeriksaan laboratorium, dan hasilnya tidak ditemukan infeksi lain. Untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab muntah, itu akan dilakukan melalui Dinas Kesehatan, nanti Dinkes akan meneruskannya ke tingkat provinsi,” ujarnya.
Hingga saat ini, keempat anak belum dapat dipulangkan. Mereka masih menjalani pemberian cairan infus dan akan dievaluasi kembali. Kepulangan baru dapat diputuskan setelah kondisi dehidrasi membaik dan mendapat persetujuan dokter spesialis anak.
“Saat ini pasien belum bisa dipulangkan karena cairan infus masih berjalan. Kami tunggu cairan selesai dan kondisi tidak lagi dehidrasi. Keputusan pemulangan nantinya juga tergantung penilaian dokter spesialis anak. Kondisi mereka saat ini sudah membaik tidak muntah lagi dan sudah mendapat tindakan awal. Penanganan lebih awal dari Puskesmas Weliman membuat penanganan di IGD juga tidak terlalu sulit,” tambah dr. Muchrizal.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












