“Kami dari Pemerintah Kabupaten Malaka sangat mendukung pembangunan sekolah rakyat ini. Kami memilih lokasi di Desa Laleten karena strategis dan dekat dengan fasilitas umum. Lokasi ini juga memenuhi syarat untuk membangun sekolah rakyat, yaitu berada di wilayah kemiskinan desil 1 dan 2,” jelas Henri Simu.
Ia berharap program sekolah gratis untuk masyarakat miskin ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memberikan solusi nyata dalam mengatasi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Malaka.
Untuk diketahui bersama, Sekolah Rakyat ini dirancang untuk mencakup tiga jenjang pendidikan, yakni SD, SMP, dan SMA. Proses rekrutmen tenaga pengajar akan dilakukan melalui tiga skema, yaitu redistribusi ASN, rekrutmen P3K, serta lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), sesuai dengan kebutuhan yang ada.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












