Fokus utama pembahasan tertuju pada tiga point penting yakni, pengolahan sampah, peningkatan ekonomi melalui pemanfaatan pasar di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di masing-masing kabupaten yang dikembangkan menjadi zona perdagangan bebas, serta perbaikan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan perumahan.
“Untuk awalnya, kami akan bekerja sama di bidang pengolahan sampah; kedua, peningkatan ekonomi dengan memanfaatkan pasar PLBN sebagai free trade; dan ketiga, infrastruktur agar kehidupan masyarakat lebih baik” jelas Bupati Malaka.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa langkah selanjutnya akan mencakup pembentukan MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS), serta pendirian sekretariat bersama.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, mereka juga akan meminta dukungan dari Presiden, Wakil Presiden, para menteri, serta wakil-wakil rakyat, baik di tingkat nasional maupun daerah.
“Kami merupakan salah satu pintu gerbang Indonesia ke Timor Leste, sehingga butuh dukungan dari Presiden, Wakil Presiden, menteri-menteri, gubernur, serta DPR RI, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten agar usulan ini terealisasi untuk memecahkan masalah yang sedang dihadapi masyarakat dan memenuhi kebutuhan dasar mereka sebagai warga Indonesia,” tambahnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












