Sebagai Pimcat Partai Golkar Kabupaten Malaka, Athanasius mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk IMMALA Jakarta, untuk senantiasa menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Ia mengingatkan agar IMMALA Jakarta tidak menjadi komoditas politik pihak tertentu, melainkan fokus pada perjuangan yang kredibel dan bermanfaat bagi Malaka.
“IMMALA harus lebih obyektif dan memberikan perhatian pada berbagai kasus besar yang merugikan masyarakat Malaka saat ini, seperti dugaan korupsi RS Pratama dan bantuan rumah seroja. Dengan demikian, perjuangan mereka bisa lebih kredibel dan bermanfaat bagi daerah asal kita,” pungkasnya.
Athanasius Bria Seran berharap agar aksi-aksi mahasiswa di masa depan dapat lebih inklusif, menghindari politisasi, dan benar-benar berfokus pada pemulihan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Malaka.
Pernyataan Pimcat Wewiku ini juga bertujuan untuk mengingatkan bahwa aktivisme mahasiswa harus berlandaskan fakta dan keadilan, bukan pada selektivitas yang berpotensi mempolitisasi proses hukum.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












