Sekjen Barikade 98 NTT menegaskan bahwa tindakan penghadangan tersebut sangat mencedarai demokrasi Malaka yang seharusnya bersifat damai. Menurutnya, tindakan seperti itu tidak hanya mencederai proses pemilu, tetapi juga menciptakan ketidakpercayaan di kalangan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemilihan umum.
Sekjen Barikade 98 NTT yang berdomisili di Kabupaten Malaka ini mengharapkan adanya kedewasaan dalam berpolitik, di mana setiap pendukung pasangan calon mampu menampilkan sikap yang positif dan konstruktif.
Dirinya menyerukan kepada pihak kepolisian, khususnya Polres Malaka, untuk segera menangani kasus tersebut dengan serius.
“Penanganan yang cepat dan tepat dapat mencegah berkembangnya sentimen negatif yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di kabupaten malaka,” ungkap Sekjen Barikade 98 NTT yang akrab di sapa Inyo Molo.
Inyo Molo mengingatkan bahwa tindakan tegas dari penegak hukum akan menjadi sinyal yang baik bagi masyarakat bahwa pelanggaran terhadap demokrasi tidak akan ditolerir.
Inyo Molo juga menghimbau kepada seluruh tim sukses masing-masing pasangan calon untuk menjunjung tinggi asas demokrasi.
Ia berharap untuk berpolitik dengan cara yang sehat dan bermartabat, karena pada akhirnya, yang akan terpilih sebagai bupati dan wakil bupati adalah orang-orang yang berasal dari masyarakat itu sendiri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












