Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  
| Topik :

Puluhan Tahun Menanti, 7 Dusun Terpencil Desa di Rinhat Akhirnya Dikunjungi Wabup Malaka

Reporter : RedaksiEditor: Yan Klau
Puluhan Tahun Menanti, 7 Dusun Terpencil Di Desa Naet-Rinhat Akhirnya Dikunjungi Wabup Malaka/ istirahat

TIMORMEDIA.COM – Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), melakukan kunjungan kerja ke Desa Naet, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kunjungan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat di tujuh dusun wilayah Arak yang selama puluhan tahun belum pernah dikunjungi pejabat daerah setingkat Bupati atau Wakil Bupati.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Dalam kunjungan tersebut, Wabup HMS didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Laurens Bere dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Remigius A.Y. Bria.

Baca Juga :  Hadiri Pemberkatan Jembatan Numbei, Ketua DPRD Malaka Sampaikan 3 Pesan Penting untuk Warga

Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi masyarakat, lahan pertanian, serta mendengar berbagai keluhan masyarakat secara langsung.

Salah satu arahan penting dari Wabup HMS adalah perintah langsung kepada Kepala Desa Naet, Amandus Tae, dan warga setempat untuk segera membersihkan semak belukar yang mengganggu bahu jalan.

“Saya minta kepala desa bersama masyarakat untuk segera membersihkan semak belukar di bahu jalan. Kirim dokumentasinya kepada saya setelah selesai, maksimal hari Jumat,” tegas Wabup HMS

Kepala Desa Naet menyambut baik instruksi tersebut dan langsung menyatakan kesiapannya. Ia menargetkan pembersihan selesai dalam satu hingga dua hari ke depan.

Baca Juga :  Seniman Malaka Gelar Aksi Solidaritas di Jalan Raya, Himpun Rp9,8 Juta untuk Korban Gempa Flores

Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan berbagai kebutuhan mendesak, antara lain
Percetakan sawah baru seluas 77 hektare di wilayah Arak, Kebutuhan tiang listrik dan Akses air bersih

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati langsung meninjau lokasi lahan percetakan sawah dan memberi perhatian khusus terhadap permintaan warga.

Untuk masalah listrik, HMS meminta pemerintah desa segera menyusun proposal dan menyampaikannya ke Kantor PLN Cabang Betun.

Kepala Dinas PMD Malaka, Remigius A.Y. Bria, dalam kesempatan itu juga menyampaikan wacana pemekaran desa. Ia menilai bahwa wilayah Arak sangat layak untuk dimekarkan, mengingat luas wilayah dan jumlah penduduk yang cukup signifikan.

Baca Juga :  Bupati Malaka Stefanus Bria Seran Hadiri APKASI Otonomi Expo 2026 di Tangerang

“Kami sarankan pemerintah desa segera berkonsultasi ke Dinas PMD Malaka guna mempersiapkan proses administrasi pemekaran desa,” ujarnya.

Kepala Desa Naet, Amandus Tae, menyampaikan rasa terima kasih mewakili seluruh masyarakat tujuh dusun di wilayah Arak atas perhatian langsung dari Wabup Malaka.

“Ini kunjungan yang sangat bersejarah. Puluhan tahun wilayah Arak belum pernah dikunjungi langsung oleh pimpinan daerah seperti Bupati atau Wakil Bupati,” ungkap Amandus.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Wabup Malaka memberi harapan baru bagi pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di daerah terpencil.*

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung