TimorMedia.Com – Dalam semangat Pekan Suci, Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Katedral Atambua menyelenggarakan Jalan Salib hidup (tablo) sebagai bentuk refleksi iman umat Katolik atas penderitaan dan wafat Yesus Kristus di kayu salib.
Kegiatan ini dilaksanakan di sepanjang Jalan Ki Hajar Dewantara dan berakhir di Gua Lingkungan Bunda Para Beriman Toro, Kelurahan Tulamalae, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu.
Jalan Salib hidup yang diperankan oleh OMK Keuskupan Atambua ini menggambarkan 14 perhentian Yesus mulai dari saat dijatuhi hukuman mati hingga wafat dan dimakamkan.
Umat Katolik dari berbagai lingkungan dan paroki turut hadir dan mengikuti setiap perhentian dengan penuh khidmat.
Tidak hanya mengenang kisah sengsara Yesus, tetapi juga merenungkan makna penderitaan dalam kehidupan sehari-hari.
Jalan Salib bukan hanya peristiwa sejarah. Ini adalah cermin dari kehidupan kita yang penuh tantangan, dan bagaimana kita sebagai pengikut Kristus harus tetap setia memikul salib masing-masing.
Selama prosesi, para pemeran tablo menampilkan adegan-adegan penuh emosi dan penghayatan, seperti Yesus jatuh karena beban salib, perjumpaan dengan ibu-Nya, hingga penyaliban di Bukit Golgota.
Adegan ini menjadi sarana bagi umat untuk menyadari besarnya kasih Allah yang rela mengorbankan diri demi keselamatan manusia.
Setiap stasi adalah kesempatan untuk merenung. Kita diajak untuk meneladani Yesus, yang meskipun dihina, disiksa, dan disalibkan, tetap mengampuni dan mengasihi.
Menurut para rohaniwan yang hadir, Jalan Salib hidup ini juga menjadi momen penting untuk mengingat kembali panggilan sebagai umat Katolik yang setia. Memikul salib berarti siap menghadapi tantangan, menolak ego, dan berani berdiri teguh demi Injil.
Melalui kegiatan ini, umat diajak untuk menyadari bahwa penderitaan bukanlah akhir, tetapi jalan menuju kebangkitan dan hidup baru. Jalan Salib hidup menjadi sarana memperdalam iman, meneguhkan harapan, dan memperkuat relasi dengan Tuhan.
Ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi perjalanan rohani yang membawa kita lebih dekat dengan Kristus. Semoga semakin banyak umat yang tersentuh dan semakin sadar akan pentingnya memikul salib dalam kehidupan.*
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












