Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Nasional  
| Topik :

Misi Mendesak dari Langit: Cerita di Balik Operasi Udara BNPB di Aceh

Reporter : RedaksiEditor: Yan Klau
Misi Mendesak dari Langit: Cerita di Balik Operasi Udara BNPB di Aceh/ istimewa

TIMORMEDIA.COM – Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mempercepat penanganan banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh.

Upaya distribusi bantuan diprioritaskan lewat jalur udara untuk menjangkau daerah yang masih terisolasi, seperti Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Aceh Tengah.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa pengiriman logistik melalui udara menjadi pilihan utama karena akses darat tertutup material longsor dan tidak dapat dilalui kendaraan.

Baca Juga :  10 Kepala Desa di Malaka Beri Bantuan Untuk Korban Gempa di Flores

“Pada sortie pertama, helikopter memuat bantuan seberat 588 kilogram,” jelas Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/11).

Bantuan yang diterbangkan dari Bandara Kualanamu, Medan, itu terdiri atas 60 koli sembako dan 10 koli makanan siap saji.

Operasi udara menggunakan helikopter BNPB dijadwalkan berlangsung dalam dua sortie untuk memastikan bantuan cepat sampai ke warga terdampak.

Baca Juga :  Sehari Usai Dilantik, Ketua Baru PMI Malaka Langsung Dirikan Posko Bantuan Gempa Flores

Selain helikopter, pesawat Cessna Caravan PK-SNG juga dikerahkan dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, menuju Bandara Rembele di Kabupaten Bener Meriah.

Pada sortie pertamanya, pesawat membawa 50 karton mi instan, lima karton eprokal, naraga, genset, Starlink, serta BBM untuk menunjang konektivitas dan penerangan di wilayah terdampak.

Untuk sortie berikutnya, pemerintah memastikan bantuan menyasar kelompok rentan. Bantuan meliputi beras, Family Food, serta 10 dus hygiene kit berisi selimut, kelambu, sarung, biskuit, pembalut, dan popok bayi. Khusus ke Bener Meriah, turut dikirimkan empat koli perlengkapan telekomunikasi tambahan.

Baca Juga :  Usai APKASI 2026, Bupati Malaka Rapat Strategis dengan Ketua Aspeksindo Bahas Potensi Kelautan

BNPB menegaskan bahwa operasi udara akan terus diperkuat hingga seluruh warga di wilayah terdampak—termasuk Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Aceh Tengah—menerima bantuan secara merata dan tepat waktu.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung