Penyalaan lilin yang dilakukan secara bersama-sama di tengah posko bantuan yang kini terus beroperasi dan menerima sumbangan dari warga, melambangkan harapan bahwa di tengah gelapnya musibah, masih ada cahaya harapan dan uluran tangan yang datang dari sesama. Cahaya lilin juga menjadi simbol doa yang tulus agar saudara-saudara di Flores segera diberikan kekuatan, ketabahan, dan keselamatan.
“Kami mengundang Bapak, Ibu, pemuda-pemudi, seluruh relawan, serta siapa saja yang ingin hadir tanpa membedakan latar belakang. Mari hadir, menyatu dalam doa, dan menyalaikan lilin ini sebagai tanda kasih sayang kita untuk Flores. Tak perlu banyak kata, cukup hadir dan berdoa bersama,” tambah dr. Oktelin.
Kegiatan ini direncanakan berlangsung khidmat dan sederhana. Setelah doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan tokoh agama, seluruh peserta akan menyalaikan lilin secara bersamaan, menciptakan pemandangan yang penuh harapan di tengah Lapangan Umum Betun, tempat yang kini menjadi pusat pergerakan bantuan dari Malaka untuk Flores.
Posko Gabungan Bantuan Bencana Flores sendiri telah berdiri sejak Sabtu, 22 Agustus 2026, dan terus menerima bantuan berupa bahan makanan, pakaian, perlengkapan tidur, obat-obatan, serta kebutuhan pokok lainnya. Seluruh sumbangan yang terkumpul akan disalurkan secara langsung oleh tim relawan yang akan berangkat menuju lokasi bencana.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












