SBS menekankan penyegaran kepemimpinan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan, termasuk peningkatan SDM kesehatan melalui pengiriman 80 tenaga medis kuliah S1 di Universitas Strada Indonesia serta studi banding integrasi layanan primer.
Selain itu, program cek kesehatan gratis untuk penyakit tidak menular juga dilaksanakan, menargetkan jantung dan kondisi kronis lainnya, sebagai bagian dari komitmen membenahi kesehatan dalam 6 bulan pertama.
Program SBS-HMS selaras dengan kebijakan nasional seperti Renstra Kemenkes 2025-2029 (Permenkes No. 12/2025) yang fokus pada layanan primer, penguatan Puskesmas, dan UHC Service Coverage Index untuk masyarakat sehat di setiap siklus hidup, serta RPJMN 2025-2029 yang menekankan penurunan kematian ibu-anak dan pengendalian penyakit.
Meski ada catatan kritik seperti keterlambatan implementasi awal, program ini telah membawa transformasi nyata dalam keadilan akses kesehatan di Malaka.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












