Dalam pesannya, Bupati SBS juga mengimbau semua pihak untuk menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi. Ia menjamin bahwa seluruh proses seleksi dan pengangkatan PPPK paruh waktu akan dilaksanakan secara transparan dan akuntabel sesuai dengan regulasi yang berlaku.
“Anak-anak Malaka adalah generasi penerus dan aset masa depan Kabupaten Malaka. Kami, pemerintah daerah, akan mengurus mereka dengan baik sehingga bisa menggantikan kami kelak dalam membangun daerah ini,” tegasnya, memotivasi.
Bupati SBS menutup pernyataannya dengan menegaskan kembali komitmennya bersama Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) untuk memperjuangkan akomodasi seluruh tenaga honorer paruh waktu yang memenuhi kriteria.
“Tidak usah khawatir dan ragu, SBS-HMS akan berusaha supaya anak-anak Malaka bisa diakomodasi semua sehingga kita bangun daerah ini bersama-sama,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Malaka, Ferdinand Un Muti, menyampaikan apresiasi Pemda terhadap aspirasi yang telah disampaikan secara tertib dan konstruktif. Ia menjelaskan bahwa tuntutan yang diajukan akan melalui proses verifikasi dan validasi menyeluruh oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malaka.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












