”Selama lima tahun SBS memimpin Malaka, produksi jagung dan padi melimpah, rakyat menjual hasil produksi mereka di Kabupaten tetangga dan juga di Kupang sehingga perputaran uang saat itu sangat bagus, usaha-usaha kecil masyarakatpun bisa tumbuh dan berkembang sehingga rakyat senang,” ujar Fritz Oematan kepada wartawan di Betun, pada Jumat (21/6/2024).
Dirinya menjelaskan, dalam mencetak kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyatnya, SBS telah menjadikan pertanian sebagai program utama yang tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan makanan lokal tapi juga sebagai pendorong utama aktivitas ekonomi.
Sementara saat ini, telah dirasakan bahwa sektor riil mengalami perlambatan. Fritz Oematan menyuarakan keprihatinannya mengenai penurunan omzet penjualan di kios dan toko-toko yang menjual kebutuhan pokok dan onderdil utilities yang mencapai 40-50 persen. Situasi ini membuktikan pentingnya peran serta pemerintah dalam mengembangkan kembali sektor pertanian dan perikanan.
”Di kios dan toko-toko ada penurunan omset penjualan yang sangat signifikan sekitar 40-50 persen. Omset penjualan onderdil mesin bisa turun sampai 50 persen. Hal seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya”, bebernya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












