Menurut Parlinggoman, perbaikan belum bisa tuntas tahun ini karena bersifat program tahunan (multi-years program). “Nanti tiap tahun kami alokasikan dana sesuai kebutuhan. Harapan kami mendukung ketahanan pangan, karena Kabupaten Malaka dengan luas lahan sekitar 10.000 hektar adalah salah satu penyokong swasembada pangan di Provinsi NTT. Hanya Kabupaten Nagekeo yang bisa mengimbangi dengan potensi irigasi teknis hampir 10.000 hektar. Mudah-mudahan setelah tinjauan lapangan, kami sepakat dengan Pak Bupati untuk memperbaiki irigasi rusak ini,” tambahnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












