Kebijakan ini menghilangkan hambatan administrasi, memastikan layanan cepat dan terjangkau bagi masyarakat kecil, lansia, serta keluarga miskin. “Ini bentuk keberpihakan kami kepada yang paling membutuhkan,” kata Bupati SBS. Sepanjang 2025, program ini telah menangani ribuan pasien, sukses menurunkan angka putus obat.
Tak hanya itu, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor kesehatan juga menjadi prioritas. Pemerintah menyelenggarakan pelatihan intensif bagi ratusan perawat dan bidan, bekerja sama dengan universitas di NTT.
Program ini mencakup sertifikasi kompetensi, beasiswa pendidikan lanjutan, dan penempatan di puskesmas pelosok, guna memastikan layanan kesehatan berkualitas merata hingga ke perbatasan NKRI-RDTL. “Kita harus menanam hari ini supaya kita bisa panen di masa depan,” ungkap Bupati SBS.
Bupati SBS menekankan pentingnya infrastruktur jalan dan jembatan sebagai penghubung antara desa-desa dengan pusat ekonomi. Pemerintah telah mempercepat perbaikan puluhan kilometer jalan aspal, termasuk keberhasilan melobi proyek nasional Balibo-Umasukaer. Hasilnya, mobilitas masyarakat meningkat 40 persen, distribusi hasil pertanian ke Kota Betun menjadi lebih lancar, dan waktu tempuh antar-kecamatan semakin singkat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












