BIDIKNUSATENGGARA.id — Musim Tanam I Tahun 2026 berjalan penuh semangat di Desa Rabasa Haerain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, NTT. Namun di balik antusiasme warga, terdapat tantangan ketersediaan alat pengolahan lahan yang perlu segera diatasi agar seluruh areal sawah dapat ditanam tepat waktu.
Per pertengahan Februari 2026, sebagian besar lahan sawah di desa tersebut sudah mulai ditanami padi. Pj. Kepala Desa Rabasa Haerain, Agustinus Nahak, menjelaskan pada Jumat (20/2) bahwa dari sisi timur desa, seluruh areal seluas 45 hektare telah selesai ditanami. Sementara di bagian barat, dari total 80 hektare, baru sekitar 20 persen yang mulai ditanam, sisanya masih dalam tahap pengolahan.
“Proses tanam di bagian barat belum maksimal karena keterbatasan alat olah lahan. Traktor yang sebelumnya bekerja di sisi timur baru saja dipindahkan ke bagian barat,” ungkap Agustinus.
Desa saat ini memiliki 8 unit traktor milik sendiri. Pada musim tanam ini, hanya 14 unit yang beroperasi di mana 6 di antaranya merupakan pinjaman dari desa tetangga. Padahal untuk mengerjakan seluruh areal secara optimal, dibutuhkan sedikitnya 20 unit traktor.
Di sisi lain, ketersediaan air irigasi dinilai sangat memadai. Berada di wilayah paling hilir Daerah Aliran Sungai Benenai sayap kanan, desa ini tidak mengalami kendala kekeringan. Dukungan curah hujan juga turut memperlancar pengolahan lahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












