Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Malaka Instruksikan Penguatan RSUPP Betun dan 20 Puskesmas di 12 Kecamatan Demi Layanan Kesehatan Merata

Perubahan Pemerintah daerah mengintegrasikan hasil evaluasi tahun 2025 sebagai fondasi kebijakan masa depan. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dengan akademisi UGM serta memposisikan RSUPP Betun dan 20 Puskesmas sebagai pilar utama pelayanan publik yang berkeadilan.

Reporter : Ferdy BriaEditor: Redaksi

BIDIKNUSATENGGARA.id | Pemerintah Kabupaten Malaka mengambil langkah strategis dalam merancang kebijakan sektor kesehatan untuk anggaran tahun 2026. Fokus utama kebijakan ini adalah memastikan semua program pelayanan publik tepat sasaran melalui evaluasi ketat terhadap capaian di tahun-tahun sebelumnya.

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS), menekankan pentingnya perencanaan tahun 2026 yang berlandaskan pada perbaikan kekurangan yang dihadapi pada tahun 2025.

“Semua kekurangan tahun 2025 harus kita perbaiki. Kita tidak boleh mengulang kesalahan yang sama di tahun 2026,” tegas Bupati Stefanus saat memberikan arahan dalam forum konsolidasi evaluasi dan penguatan program kesehatan di Aula Kantor Bupati Malaka, Selasa (28/4/26).

Dalam kerangka perencanaan baru ini, Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun dan 20 Puskesmas yang tersebar di 12 kecamatan akan berperan sebagai tulang punggung layanan kesehatan daerah. Bupati menginstruksikan penguatan pada layanan kesehatan primer ini untuk memastikan aksesibilitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga :  Usai APKASI 2026, Bupati Malaka Rapat Strategis dengan Ketua Aspeksindo Bahas Potensi Kelautan

Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka juga didorong untuk meningkatkan efektivitasnya sebagai garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung