<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pemberhentian sementara Arsip - BIDIK NUSA TENGGARA</title>
	<atom:link href="https://bidiknusatenggara.id/tag/pemberhentian-sementara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bidiknusatenggara.id/tag/pemberhentian-sementara/</link>
	<description>Terupdate dan terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 May 2025 05:08:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://bidiknusatenggara.id/wp-content/uploads/2025/08/cropped-512-1-32x32.png</url>
	<title>Pemberhentian sementara Arsip - BIDIK NUSA TENGGARA</title>
	<link>https://bidiknusatenggara.id/tag/pemberhentian-sementara/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kades Rabasa Haerain Dicopot, Bupati Malaka Tindaklanjuti Dugaan Penyimpangan Dana Desa</title>
		<link>https://bidiknusatenggara.id/kades-rabasa-haerain-dicopot-bupati-malaka-tindaklanjuti-dugaan-penyimpangan-dana-desa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bidiknusatenggara.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2025 05:08:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BUPATI MALAKA]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberhentian sementara]]></category>
		<category><![CDATA[penyalahgunaan anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Bupati Malaka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timormedia.com/?p=1682</guid>

					<description><![CDATA[<p>TIMORMEDIA.COM &#8211; Kepala Desa Rabasa Haerain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, Patrisius...</p>
<p>Artikel <a href="https://bidiknusatenggara.id/kades-rabasa-haerain-dicopot-bupati-malaka-tindaklanjuti-dugaan-penyimpangan-dana-desa/">Kades Rabasa Haerain Dicopot, Bupati Malaka Tindaklanjuti Dugaan Penyimpangan Dana Desa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bidiknusatenggara.id">BIDIK NUSA TENGGARA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMORMEDIA.COM &#8211; </strong>Kepala Desa Rabasa Haerain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, Patrisius Seran resmi dicopot dari jabatannya oleh Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS), karena dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Desa.</p>
<p>Pencopotan ini ditandai dengan pelantikan Penjabat Kepala Desa Rabasa Haerain Agustinus Nahak oleh Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, pada Selasa, 27 Mei 2025, bertempat di Aula Kantor Bupati Malaka.</p>
<p>Patrisius Seran diberhentikan sementara menyusul temuan hasil inspeksi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta Inspektorat Daerah Malaka.</p>
<p>Dalam inspeksi uji petik tersebut, ditemukan kejanggalan dalam pelaksanaan proyek Dana Desa, khususnya terkait proyek jamban sehat tahun anggaran 2024 yang hingga Mei 2025 baru menyelesaikan tahap fondasi serta beberapa item pengadaan lainnya yang diduga ada penyalahgunaan.</p>
<p>Bupati Malaka SBS menegaskan, kepala desa yang merugikan keuangan negara akan diberhentikan sementara untuk penyelidikan lebih lanjut.</p>
<p>“Jika dalam audit nanti ditemukan ada kerugian negara, maka diberhentikan sementara untuk menyelesaikan, kalau tidak selesai kita dorong ke Aparat Penegak Hukum (APH),” ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rabasa Haerain bersama warga mengajukan surat resmi kepada Bupati Malaka, menuntut pemberhentian Kepala Desa Patrisius Seran. Surat bernomor: RbHr.140/BPD/14/IV/2025, tertanggal 2 April 2025 itu, memuat sejumlah alasan kuat, di antaranya:</p>
<ul>
<li>Kepala Desa Tidak Berdomisili di Wilayah Tugas: Patrisius diketahui tinggal di Desa Motaulun, menyulitkan pelayanan administrasi warga.</li>
<li>Kurang Transparansi dalam Dana Desa: Tidak ada papan informasi APBDes, BPD tidak dilibatkan dalam pembahasan RAPBDes 2025, dan proyek tahun 2024 banyak yang mangkrak.</li>
<li>Kurang Kepedulian Sosial dan Kepemimpinan Lemah: Kepala desa jarang hadir di kegiatan sosial warga dan tidak menggerakkan kerja bakti.</li>
</ul>
<p>Warga Desa Rabasa Haerain berharap pemerintah daerah dan aparat hukum dapat mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan Dana Desa. Mereka juga meminta agar APBDes 2025 tidak disahkan karena dianggap disusun tanpa prosedur yang sah dan tanpa melibatkan BPD.*</p>
<p>Artikel <a href="https://bidiknusatenggara.id/kades-rabasa-haerain-dicopot-bupati-malaka-tindaklanjuti-dugaan-penyimpangan-dana-desa/">Kades Rabasa Haerain Dicopot, Bupati Malaka Tindaklanjuti Dugaan Penyimpangan Dana Desa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bidiknusatenggara.id">BIDIK NUSA TENGGARA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
