<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Desa Taaba Arsip - BIDIK NUSA TENGGARA</title>
	<atom:link href="https://bidiknusatenggara.id/tag/desa-taaba/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bidiknusatenggara.id/tag/desa-taaba/</link>
	<description>Terupdate dan terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 Aug 2025 14:41:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bidiknusatenggara.id/wp-content/uploads/2025/08/cropped-512-1-32x32.png</url>
	<title>Desa Taaba Arsip - BIDIK NUSA TENGGARA</title>
	<link>https://bidiknusatenggara.id/tag/desa-taaba/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Desa Taaba Kembali Harumkan Kecamatan Weliman, Juara Lomba Akabeluk Kabupaten Malaka 2025</title>
		<link>https://bidiknusatenggara.id/desa-taaba-kembali-harumkan-kecamatan-weliman-juara-lomba-akabeluk-kabupaten-malaka-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bidiknusatenggara.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 14:41:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Taaba]]></category>
		<category><![CDATA[Hut ke 80 RI]]></category>
		<category><![CDATA[Juara]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatn Weliman]]></category>
		<category><![CDATA[lomba Akabeluk]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Malaka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timormedia.com/?p=2863</guid>

					<description><![CDATA[<p>TIMORMEDIA.COM &#8211; Kecamatan Weliman kembali mencatat prestasi membanggakan dengan meraih juara 1 lomba Akabeluk tingkat...</p>
<p>Artikel <a href="https://bidiknusatenggara.id/desa-taaba-kembali-harumkan-kecamatan-weliman-juara-lomba-akabeluk-kabupaten-malaka-2025/">Desa Taaba Kembali Harumkan Kecamatan Weliman, Juara Lomba Akabeluk Kabupaten Malaka 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bidiknusatenggara.id">BIDIK NUSA TENGGARA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMORMEDIA.COM &#8211; </strong>Kecamatan Weliman kembali mencatat prestasi membanggakan dengan meraih juara 1 lomba Akabeluk tingkat Kabupaten Malaka dalam rangka perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia.</p>
<p>Lomba Akabeluk tahun ini diikuti oleh 12 kecamatan se-Kabupaten Malaka.</p>
<p>Dari seluruh peserta, tim Kecamatan Weliman yang berasal dari Desa Taaba berhasil tampil sebagai pemenang utama.</p>
<p>Keberhasilan ini sekaligus mempertahankan gelar, karena pada tahun 2024 lalu tim Akabeluk Desa Taaba juga sukses meraih juara pertama pada ajang yang sama.</p>
<h3>Pelestarian Tradisi Akabeluk</h3>
<p>Akabeluk merupakan tradisi khas masyarakat Malaka berupa nyanyian berpantun yang dibawakan secara berbalas antara laki-laki dan perempuan sambil menumbuk sagu.</p>
<p>Tradisi ini hampir punah, namun mulai kembali digiatkan melalui lomba-lomba budaya yang digelar pemerintah daerah.</p>
<p>Penyelenggaraan lomba Akabeluk tidak hanya sebagai hiburan dalam perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda agar tetap mengenal dan mencintai warisan leluhur.</p>
<h3>Komitmen Melestarikan Budaya Lokal</h3>
<p>Kemenangan Kecamatan Weliman ini disambut dengan penuh kebanggaan oleh masyarakat setempat.</p>
<p>Selain mengharumkan nama daerah, keberhasilan tersebut juga menunjukkan komitmen masyarakat dalam menjaga dan melestarikan tradisi lokal di tengah arus modernisasi.</p>
<figure id="attachment_2865" aria-describedby="caption-attachment-2865" style="width: 313px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-2865" src="https://bidiknusatenggara.id/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250817-WA0071.jpg" alt="" width="313" height="350" /><figcaption id="caption-attachment-2865" class="wp-caption-text">Foto Bersama Kepala desa Taaba Ida Hoar Nahak bersama Camat Weliman/ istimewa</figcaption></figure>
<p>Dengan capaian ini, Kecamatan Weliman melalui Desa Taaba diharapkan terus menjadi motor penggerak pelestarian budaya Akabeluk sehingga tetap eksis dan bisa diwariskan kepada generasi mendatang.***</p>
<p>Artikel <a href="https://bidiknusatenggara.id/desa-taaba-kembali-harumkan-kecamatan-weliman-juara-lomba-akabeluk-kabupaten-malaka-2025/">Desa Taaba Kembali Harumkan Kecamatan Weliman, Juara Lomba Akabeluk Kabupaten Malaka 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bidiknusatenggara.id">BIDIK NUSA TENGGARA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gapura Unik Bernuansa Candi dan Garuda, Kado Desa Taaba untuk Indonesia ke-80</title>
		<link>https://bidiknusatenggara.id/gapura-unik-bernuansa-candi-dan-garuda-kado-desa-taaba-untuk-indonesia-ke-80/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bidiknusatenggara.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2025 05:40:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Taaba]]></category>
		<category><![CDATA[Dirgahayu RI]]></category>
		<category><![CDATA[Gapura unik]]></category>
		<category><![CDATA[Sambut HUT RI Ke 80]]></category>
		<category><![CDATA[Semangat Nasionalisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timormedia.com/?p=2753</guid>

					<description><![CDATA[<p>TIMORMEDIA.COM &#8211; Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Desa Taaba,...</p>
<p>Artikel <a href="https://bidiknusatenggara.id/gapura-unik-bernuansa-candi-dan-garuda-kado-desa-taaba-untuk-indonesia-ke-80/">Gapura Unik Bernuansa Candi dan Garuda, Kado Desa Taaba untuk Indonesia ke-80</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bidiknusatenggara.id">BIDIK NUSA TENGGARA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMORMEDIA.COM &#8211; </strong>Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Desa Taaba, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, membangun dua gapura bernuansa merah putih dengan desain unik dan minimalis.</p>
<p>Pembangunan dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat sebagai wujud kecintaan terhadap Tanah Air.</p>
<p>Kepala Desa Taaba, Ida Hoar Nahak, mengatakan bahwa dua gapura tersebut dibangun di dua pintu masuk utama desa, yakni di Dusun Fatukres dan Dusun Nomen.</p>
<p>Proses pembangunan dilakukan secara swadaya dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.</p>
<p>“Gapura ini merupakan simbol semangat nasionalisme dan kekompakan warga Desa Taaba dalam menyambut HUT ke-80 RI,” ujar Kades Ida kepada wartawan, Kamis (8/8/2025).</p>
<h3>Gapura Bernuansa Candi dan Burung Garuda</h3>
<p>Gapura pertama dibangun di Dusun Fatukres, berbatasan langsung dengan Desa Leunklot. Desain gapura menyerupai candi setinggi enam meter.</p>
<p>Pada bagian atas terdapat tulisan melengkung “Dirgahayu RI ke-80” serta tulisan “Desa Taaba” dan “Kecamatan Weliman”. Tiga bendera merah putih turut dipasang memperkuat nuansa kemerdekaan.</p>
<p>Sementara itu, gapura kedua berada di Dusun Nomen, berbatasan dengan Desa Saenama. Desain gapura ini lebih artistik dengan lengkungan menyerupai sayap burung Garuda.</p>
<p>Di bagian atas terpasang Burung Garuda dan tulisan “Dirgahayu RI ke-80”, lengkap dengan umbul-umbul di bagian bawah. Kedua tiang gapura dirancang berbentuk segi empat dengan ornamen kotak ketupat kecil yang memuat angka tanggal, bulan, dan tahun kemerdekaan Indonesia.</p>
<h3>Dibangun Swadaya dalam Tiga Hari</h3>
<p>Pembangunan dua gapura tersebut diselesaikan dalam waktu tiga hari. Hari pertama dimanfaatkan untuk pengumpulan bahan lokal seperti kayu, dan dua hari berikutnya digunakan untuk proses pengerjaan dan pemasangan. Gapura selesai dan berdiri kokoh pada Kamis, 7 Agustus 2025 pukul 17.00 WITA.</p>
<p>“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang antusias dan bersemangat dalam proses pembangunan gapura ini,” tambah Kades Ida.</p>
<h3>Langganan Juara HUT RI Tingkat Kabupaten</h3>
<p>Desa Taaba dikenal aktif dalam menyemarakkan perayaan HUT RI. Selama dua tahun berturut-turut, desa ini selalu meraih prestasi di tingkat kabupaten.</p>
<p>Pada tahun 2023, Desa Taaba meraih juara pertama kategori “Semangat Nasionalisme”, dan pada 2024 kembali menjadi juara pertama dalam lomba kesenian rakyat Akabeluk.</p>
<h3>Apresiasi Masyarakat terhadap Kepemimpinan Desa</h3>
<p>Masyarakat menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Taaba yang dinilai berhasil membangkitkan kembali semangat gotong royong.</p>
<p>Warga juga merasa bangga karena kepala desa turut terlibat langsung dalam pembangunan gapura bersama masyarakat.</p>
<p>Pembangunan gapura ini menjadi simbol semangat kebersamaan dan cinta tanah air, sekaligus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Malaka dalam menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia tahun 2025.***</p>
<p>Artikel <a href="https://bidiknusatenggara.id/gapura-unik-bernuansa-candi-dan-garuda-kado-desa-taaba-untuk-indonesia-ke-80/">Gapura Unik Bernuansa Candi dan Garuda, Kado Desa Taaba untuk Indonesia ke-80</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bidiknusatenggara.id">BIDIK NUSA TENGGARA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Kurang Mampu Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Luput dari Perhatian Pemerintah</title>
		<link>https://bidiknusatenggara.id/warga-kurang-mampu-tinggal-di-rumah-tak-layak-huni-luput-dari-perhatian-pemerintah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bidiknusatenggara.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Aug 2022 00:43:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bidiknusatenggara]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Taaba]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Weliman]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Kurang Mampu Tinggal di Rumah Tak Layak Huni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bidiknusatenggara.id/?p=1539</guid>

					<description><![CDATA[<p>BETUN,BidikNusatenggara.com–Beberapa rumah tak layak huni yang ditempati 2(dua) pasangan suami istri dan 2(dua) janda di...</p>
<p>Artikel <a href="https://bidiknusatenggara.id/warga-kurang-mampu-tinggal-di-rumah-tak-layak-huni-luput-dari-perhatian-pemerintah/">Warga Kurang Mampu Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Luput dari Perhatian Pemerintah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bidiknusatenggara.id">BIDIK NUSA TENGGARA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><em><strong>BETUN,<a href="http://BidikNusatenggara.com">BidikNusatenggara.com</a>–Beberapa rumah tak layak huni yang ditempati 2(dua) pasangan suami istri dan 2(dua) janda di Dusus Klatun, Desa Taaba, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, luput dari perhatian pemerintah Desa maupun Kabupaten. Sabtu,(27/8/22).</strong></em></p>
<p dir="ltr">Kondisi rumah mereka sangat memilukan. Rumah beratap daun tersebut banyak bagian atap sudah mulai lapuk. Bahkan saat turun hujan, air masuk ke dalam karena atap daun banyak yang bocor. Meski demikian, nyatanya 2(dua) pasangan suami istri dan 2(dua) janda yang berjumlah 4(empat) KK tersebut masih luput dari perhatian pemerintah setempat.</p>
<p dir="ltr">Fidemus Lalak bercerita rumah mereka sering bocor jika hujan turun. &#8220;Kalo musim hujan istri dan anak-anak tidak bisa tidur karena atap daun sudah bocor&#8221;. Kata Fidemus Lalak.</p>
<p dir="ltr">Fidemus mengaku, ia tak mampu untuk membeli seng. Yang bisa ia lakukan hanya merenovasi atap rumah dengan daun sagu namun hasilnya tetap sama yakni atap rumah tetap bocor saat hujan turun.</p>
<p dir="ltr">Fidemus Lalak, sehariannya mencari nafkah sebagai petani kebun mengaku bahwa sudah belasan tahun mereka luput dari perhatian pemerintah Desa setempat maupun pemerintah Kabupaten.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Memang kami dapat makanan sehari-hari sangat setengah mati, kerja kami hanya tofa di kebun, kalo musim begini bersyukurlah karena kami bisa petik asam untuk jual dan bisa beli makanan. Ibu Desa tida pernah kasih kami bantuan sama sekali sejak dua periode ini. Kami tidak pernah dapat bantuan apa-apa&#8221;. Ungkapan Fidemus Lalak, warga Disun Klatun.</p>
<p dir="ltr">Hal senada diungkapkan Margareta Hoar, seorang janda tua, yang rumahnya bertetangga dengan Fidemus Lalak, mengaku tidak pernah dapat sentuhan dari pemerintah Desa. Rumahnya pun tidak layak huni, beratap daun.</p>
<p dir="ltr">“Saat ini kami hanya pasrah dengan keadaan. Kalau turun hujun kami tidak bisa tidur”. kata Margareta Hoar. Margareta Hoar menyebutkan saat ini dirinya sudah tidak tau lagi harus berbuat apa sedangkan dirinya seorang janda.</p>
<p dir="ltr">Ditempat yang sama, disampaikan juga Herkulana Seuk, seorang janda tua, Umur 59 tahun juga memiliki nasib yang sama. Rumah Herkulana beratap Seng tapi berdinding bebak, mau dikatakan tidak layak huni.</p>
<p dir="ltr">Deryanti Iba dan Amandus Taek, pasangan suami istri yang baru 3(tiga) tahun menjalani rumah tangga, juga memiliki nasib yang sama, mereka tinggal di rumah berukuran 4&#215;6 meter itu sudah reyot. Dindingnya terbuat dari pelupuk bebak yang sebagian sudah lapuk dan berlubang. Atap rumah mereka banyak lubang. Sementara di bagian lain hanya ditutupi seng bekas. Bahkan mirisnya lagi nama Derianti Iba dikeluarkan dari BLT DD dengan alasan mereka tidak memiliki KTP dan KK.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Selama 3 tahun keluarga kami tidak pernah terima bantuan apa-apa dari pemerintah. Kami pernah dapat BLT tapi tahun lalu. Untuk tahun ini kami dikeluarkan. Katanya kami tidak ada KTP dan KK&#8221; Ungkap Deryanti Iba.</p>
<p dir="ltr">Harapan 4 (Empat) keluarga kurang mampu ini agar sudikiranya ada Lembaga-lembaga sosial atau pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten bisa melihat dan membantu mereka dengan keadaan saat ini.<strong> (Ferdy Bria)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bidiknusatenggara.id/warga-kurang-mampu-tinggal-di-rumah-tak-layak-huni-luput-dari-perhatian-pemerintah/">Warga Kurang Mampu Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Luput dari Perhatian Pemerintah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bidiknusatenggara.id">BIDIK NUSA TENGGARA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekdes Taaba Mengembalikan Uang Mikhael Bria</title>
		<link>https://bidiknusatenggara.id/sekdes-taaba-mengembalikan-uang-mikhael-bria/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bidiknusatenggara.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Aug 2022 04:35:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bidiknusatenggara]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Taaba]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Weliman]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Desa Taaba]]></category>
		<category><![CDATA[Mengembalikan Uang]]></category>
		<category><![CDATA[Mikhael Bria]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bidiknusatenggara.id/?p=1527</guid>

					<description><![CDATA[<p>BETUN,BidikNusatenggara.com-Sekdes Taaba mendatangi rumah Mikhael Bria, salah satu penyandang disabilitas di Desa Taaba, Kecamatan Weliman,...</p>
<p>Artikel <a href="https://bidiknusatenggara.id/sekdes-taaba-mengembalikan-uang-mikhael-bria/">Sekdes Taaba Mengembalikan Uang Mikhael Bria</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bidiknusatenggara.id">BIDIK NUSA TENGGARA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><em><strong>BETUN,<a href="http://BidikNusatenggara.com">BidikNusatenggara.com</a>-Sekdes Taaba mendatangi rumah Mikhael Bria, salah satu penyandang disabilitas di Desa Taaba, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, untuk mengembalikan uang biaya somel kayu.</strong></em></p>
<p dir="ltr">Sesuai berita yang turunkan sebelumnya, pada tahun 2019 lalu, pemerintah Desa Taaba menjanjikan akan memberikan satu unit rumah untuk keluarga Bapa Mikhael Bria melalui Dana Bantuan Propinsi. Namun, berjalannya waktu bantuan yang dijanjikan Kades tidak terealisasi akibat pandemi covid-19, sehingga hari ini Kades mengembalikan uang ongkos somel kayu senilai Rp <a href="tel:1000000">1.000.000</a>(Satu Juta).</p>
<p dir="ltr">Atas hasil klarifikasi yang dimediasi oleh awak media pada jumat (26/8/22) kemarin, Kepala Desa Taaba, Marsela Hoar Seran menyampaikan akan mengembalikan uang yang sebelumnya diberikan bapak Mikhael Bria sebagai ongkos Somel kayu. Karena rumah bantuan yang dijanjikan Kades pada tahun 2019 tidak terealisasi, maka Kepala Desa Taaba melalui Sekretaris Desa mengembalikan uang tersebut pada hari ini, Sabatu (27/8/22)</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita sudah mengembalikan uang bapa Mikhael dan sudah klarifikasi memang kayu yang kita beli itu. Supaya jangan terkesan kita mengambil gratis kayu Bapa Mikhael&#8221;. Ungkap Kades Taaba</p>
<p dir="ltr">Sekretaris Desa Taaba, Yosef Naimnanu membenarkan, kayu yang dipotong bukan untuk membangun rumah bapa Mikhael, namun kayu itu dijual oleh bapa Mikhael.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kayu itu saya beli, bukan sembarangan potong. Dan saya beli kayu jati putih bukan kayu jati merah. Kalau soal uang itu memang benar, bapa Mikhael kasih untuk ongkos somel. Namun karena bantuan rumah itu tidak terealisasi jadi kita kembalikan uangnya&#8221; Kata Sekdes.</p>
<p dir="ltr">Ditempat yang sama, Mikhael Bria mengucapkan banyak terimakasih kepada Kepala Desa yang telah mengembalikan uang ongkos somel kayu tersebut. Walaupun bantuan rumah yang dijanjikan tidak terealisasi, setidaknya uang yang dikembalikan itu bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Mikhael Bria juga mengucapkan banyak terimakasih kepada awak media yang sudah membantu mediasi.</p>
<p dir="ltr">“Saya tidak bisa balas apa-apa kepada semua orang besar yang bantu saya hari ini, tetapi saya doakan agar selalu diberkati oleh Tuhan,” ujarnya dalam bahasa tetun yang diterjemahkan wartawan <a href="http://BidikNusatenggara.com">BidikNusatenggara.com</a>(Ferdy Bria)</p>
<p>Artikel <a href="https://bidiknusatenggara.id/sekdes-taaba-mengembalikan-uang-mikhael-bria/">Sekdes Taaba Mengembalikan Uang Mikhael Bria</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bidiknusatenggara.id">BIDIK NUSA TENGGARA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemensos Tindaklanjuti Kepedulian PENA BATAS RI-RDTL</title>
		<link>https://bidiknusatenggara.id/kemensos-tindaklanjuti-kepedulian-pena-batas-ri-rdtl/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bidiknusatenggara.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Aug 2022 11:58:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Taaba]]></category>
		<category><![CDATA[Folgentius Bere Fahik]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Weliman]]></category>
		<category><![CDATA[Kemensos di Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[M.A.P]]></category>
		<category><![CDATA[S.Pd.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bidiknusatenggara.id/?p=1510</guid>

					<description><![CDATA[<p>BETUN,BidikNusatenggara.com-Kementerian Sosial (Kemensos) RI menindaklanjuti kepedulian Persatuan Jurnalis Belu Perbatasan (PENA BATAS) RI-RDTL terhadap kaum...</p>
<p>Artikel <a href="https://bidiknusatenggara.id/kemensos-tindaklanjuti-kepedulian-pena-batas-ri-rdtl/">Kemensos Tindaklanjuti Kepedulian PENA BATAS RI-RDTL</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bidiknusatenggara.id">BIDIK NUSA TENGGARA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BETUN,<a href="https://bidiknusatenggara.id/"><strong>BidikNusatenggara.com</strong></a>-Kementerian Sosial (Kemensos) RI menindaklanjuti kepedulian Persatuan Jurnalis Belu Perbatasan (PENA BATAS) RI-RDTL terhadap kaum difabel (red, warga berkebutuhan khusus) di Kabupaten Malaka.</p>
<p>Tindak lanjut Kemensos itu disampaikan Kadis Sosial Kabupaten Malaka, Folgentius Bere Fahik, S.Pd.,M.A.P kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (25/8/22).</p>
<p>Folgen, demikian akrab dikenal mengatakan Tim Kemensos sudah tiba di Malaka dan akan langsung bertolak menuju Dusun Klatun Desa Taaba Kecamatan Weliman untuk bertemu Mikhael Bria, penyandang disabilitas di kediamannya. &#8220;Akan di-asessment sekali lagi, untuk besok rencananya serahkan bantuan,&#8221; kata Kadis Folgen.</p>
<p>Folgen menjelaskan kehadiran Tim Kemensos di Malaka terkait gebrakan para jurnalis Belu yang tergabung dalam PENA BATAS dan jurnalis Malaka dalam Komunitas Wartawan Perbatasan (KONTAS) Malaka. Para jurnalis Belu dan Malaka telah membantu kaum disabilitas di Desa Taaba. Ini yang direspon Kemensos dengan tindak lanjut penyaluran bantuan.</p>
<p>Terkait bantuan Kemensos yang disalurkan kepada penyandang disabilitas di Desa Taaba, kata Folgen belum diketahui. &#8220;Tapi, kita akan sampaikan setelah Tim Kementerian Sosial serahkan kepada yang membutuhkan,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://bidiknusatenggara.id/kemensos-tindaklanjuti-kepedulian-pena-batas-ri-rdtl/">Kemensos Tindaklanjuti Kepedulian PENA BATAS RI-RDTL</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bidiknusatenggara.id">BIDIK NUSA TENGGARA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua Pena Belu Tiba Di Malaka Ini Yang Dilakukan</title>
		<link>https://bidiknusatenggara.id/ketua-pena-belu-tiba-di-malaka-ini-yang-dilakukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bidiknusatenggara.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Aug 2022 13:22:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bagi Bingkisan]]></category>
		<category><![CDATA[Bidiknusatenggara]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Taaba]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Weliman]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pena Perbatasan Belu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bidiknusatenggara.id/?p=1470</guid>

					<description><![CDATA[<p>BETUN,BidikNusatenggara.com-Gerakan spontanitas solidaritas kemanusiaan yang dilakukan oleh Persatuan Wartawan Perbatasan (Pena) Belu-Malaka melakukan Aksi peduli...</p>
<p>Artikel <a href="https://bidiknusatenggara.id/ketua-pena-belu-tiba-di-malaka-ini-yang-dilakukan/">Ketua Pena Belu Tiba Di Malaka Ini Yang Dilakukan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bidiknusatenggara.id">BIDIK NUSA TENGGARA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>BETUN,BidikNusatenggara.com-Gerakan spontanitas solidaritas kemanusiaan yang dilakukan oleh Persatuan Wartawan Perbatasan (Pena) Belu-Malaka melakukan Aksi peduli terhadap warga Desa Ta&#8217;aba, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT. Minggu (21/08/2022)</strong></em></p>
<p>Persatuan Wartawan Perbatadan (Pena) Belu-Malaka ini memberikan beberapa Paket Sembako kepada 60 Kepala Keluarga masyarakat Desa Ta&#8217;aba yang kurang mampu.</p>
<p>Pembagian Sembako ini di lakukan Oleh Ketua Pena Kabupaten Belu Mariano Parada, yang di dampingi Penasehat Persatuan Wartawan Perbatasan Belu, Yansen Bau bersama beberapa Wartawan yang bertugas di Kabupaten Malaka.</p>
<p>Demikian disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Perbatasan Kabupaten Belu (Pena) kepada media ini, &#8220;Sebenarnya gerakan ini dari beberapa Wartawan Belu-Malaka yang dimana bantuan ini di tunjuk oleh Keluarga yang benar-benar tidak mampu.&#8221; Kata Mario Parada.</p>
<p>Lanjut Ketua Pena Belu, Bantuan ini mungkin tidak bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tetapi paling tidak sedikit membantu Masyarakat Desa Ta&#8217;aba yang tidak mampu.</p>
<p>Sementara, salah satu warga Desa Taaba, Yosep Seran menyatakan rasa terima kasihnya atas bantuan sembako dari wartawan sangat bermanfaat pada momend HUT RI Ke-77.</p>
<p>Artikel <a href="https://bidiknusatenggara.id/ketua-pena-belu-tiba-di-malaka-ini-yang-dilakukan/">Ketua Pena Belu Tiba Di Malaka Ini Yang Dilakukan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bidiknusatenggara.id">BIDIK NUSA TENGGARA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mikhael Bria, Penyandang Disabilitas di Desa Taaba Belum Mendapat Sentuhan Pemerintah</title>
		<link>https://bidiknusatenggara.id/mikhael-bria-penyandang-disabilitas-di-desa-taaba-belum-mendapat-sentuhan-pemerintah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bidiknusatenggara.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Aug 2022 07:52:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bidiknusatenggara]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Taaba]]></category>
		<category><![CDATA[Dinsos Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Kaum Disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bidiknusatenggara.id/?p=1446</guid>

					<description><![CDATA[<p>BETUN,BidikNusatenggara.com-Mikhael Bria, warga Desa Taaba, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT,  bertahun-tahun belum merasakan sentuhan...</p>
<p>Artikel <a href="https://bidiknusatenggara.id/mikhael-bria-penyandang-disabilitas-di-desa-taaba-belum-mendapat-sentuhan-pemerintah/">Mikhael Bria, Penyandang Disabilitas di Desa Taaba Belum Mendapat Sentuhan Pemerintah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bidiknusatenggara.id">BIDIK NUSA TENGGARA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><em><strong>BETUN,<a href="http://BidikNusatenggara.com">BidikNusatenggara.com</a>-Mikhael Bria, warga Desa Taaba, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT,  bertahun-tahun belum merasakan sentuhan pemerintah.</strong></em></p>
<p dir="ltr">Meski bantuan pemerintah saat ini terus digulirkan dari hulu hingga ke hilir dan menyentuh langsung pada lapisan masyarakat kurang mampu, namun hal itu tak berlaku bagi Mikhael Bria yang penuh dengan keterbatasan fisik (Disabilitas).</p>
<p dir="ltr">Padahal, penyandang disabilitas merupakan bagian dari masyarakat Indonesia yang mempunyai kedudukan, hak, kewajiban, serta peran yang sama dengan masyarakat Indonesia lainnya dalam kehidupan dan penghidupannya.</p>
<p dir="ltr">Sepintas kalau dilihat dari usianya, ada pada kisaran 80 hingga 90 tahun. Bahkan mirisnya lagi, Mikhael Bria tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah Desa setempat maupun lewat Dinas yang menangani penyandang kaum disabilitas. Mikhael sangat bersyukur karena masih melakukan aktivitasnya sebagai petani kebun walaupun menggunakan tongkat kayu.</p>
<p dir="ltr">Dari penuturanya, bahwa selama ini dirinya tidak pernah mendapatkan sentuhan atau bantuan apapun.” Saya tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah desa maupun kabupaten,” ungkap Mikhael</p>
<p dir="ltr">Dimasa Pandemi Covid-19 Mikhael Bria tidak terdaftar dalam bantuan BLT DD atau BST. Mirisnya lagi, pada tahun 2019 lalu dari pihak pemerintah Desa Taaba menjanjikan untuk memberikan satu unit bantuan rumah. Namun hingga saat ini hanya fondasi rumah yang dibangun.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Waktu 2019 saya dijanjikan ibu Desa untuk mendapatkan bantuan rumah. Bahkan belasan pohon jati dipotong dan uang Rp <a href="tel:1000000">1.000.000</a>(Satu Juta) dikasih ke sekretaris Desa untuk membangun rumah. Tapi hingga sekarang baru fondasi yang di bangun.&#8221;</p>
<p dir="ltr">Sebagaimana yang disampaikan Mikhael Bria saat bersua dengan wartawan BidikNusatenggara di Dusun Klatun-Desa Taaba pada Minggu (20/08/22) dengan nada kakuh penuh harap bisa mendapatkan rumah.</p>
<p dir="ltr">Selain itu, Kadis Sosial Folgentinus Fahik, ketika dikonfirmasi wartawan <a href="http://Bidiknusatenggara.com">Bidiknusatenggara.com</a> lewat via telp seluler pada hari senin(22/08/2022), meminta wartawan untuk mengambil foto copy KTP dan KK demi mengakses data Mikhael Bria dalam daftar penyandang disabilitas Dinsos kabupaten Malaka.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Minta dia punya foto copy KTP dan Kartu<br />
Keluarga(KK) kirim lewat saya punya WhatsApp supaya saya suruh staf mengakses data Mikhael Bria,&#8221; ungkap kadis sosial.</p>
<p dir="ltr">Mikhael Bria berharap program pemerintah dapat menyentuh dan meringankan beban keluarga penyandang disabilitas yang membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak dan pemerintah. (Ferdy Bria)</p>
<p>Artikel <a href="https://bidiknusatenggara.id/mikhael-bria-penyandang-disabilitas-di-desa-taaba-belum-mendapat-sentuhan-pemerintah/">Mikhael Bria, Penyandang Disabilitas di Desa Taaba Belum Mendapat Sentuhan Pemerintah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bidiknusatenggara.id">BIDIK NUSA TENGGARA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
